Cttn 001.BENALU

Bermacam suku, bangsa, agama dan ras yang terkumpul menjadi satu kesatuan yaitu Indonesia. Salah satu negara yang menjadi tempat kelahiran dan tempat tinggal ku saat ini, dengan bermacam bangsa dan keanekaragaman peristiwa.
Saat ini tepatnya di tahun 2020, sedang banyak dilanda masalah, salah satu nya, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah mengesahkan Rancangan Undang-undang Cipta kerja, yang didalamnya banya perselisihan.
Tanggal 5 oktober seluruh yang embel embel nya DPR mengesahkan RUU tersebut, yang dijadwalkan pada tanggal 8 oktober kemarin sidang paripurna nya, tetapi dipercepat oleh mereka.
Apa kah benar ini yang dikatakan wakil rakyat?
Semasa masih kampanye, semua calon sibuk mencari wajah dihadapan masyarakat, sibuk mencari suara agar terpilih menjadi wakil rakyat, namun apa? Setelah terpilih mereka lupa dengan janji-janji, yang begitu banyak disampaikan dihadapan rakyat. Padahal sudah jelas mereka disumpah dan mengatakan kami berjanji akan menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat. Nyatanya janji tersebut tidak dijalankan dengan baik, rakyat begitu sengsara dibuat wakil rakyat.
Rakyat yang begitu mendengar pengesahan nya mulai resah dan gelisah, apalagi yang namanya buruh harian lepas, yang mengandalkan gajinya perbulan untuk kebutuhan keluarga. Mau tidak mau seluruh aliansi termasuk elemen-elemen buruh, para mahasiswa dan pelajar turun kejalan menggelar aksi untuk menyampaikan Aspirasi mengenai UU ini langsung ke anggota-anggota DPR, mungkin ada dibeberapa provinsi yang mendengarkan aspirasi rakyat, tetapi di sisi lain juga ada dibeberapa provinsi yang tidak mau mendengarkan suara rakyat, dengan kata lain tidak peduli keadaan rakyat yang sedang terpuruk.
Ini mungkin bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kerusuhan saat menggelar aksi, dimana-mana seluruh fasilitas umum dihancurkan oleh pendemo yang notabennya pelajar, ini sudah bisa dikatakan lari dari jalur, yang mulanya aksi damai tetapi berubah menjadi aksi rusuh. Banyak pelajar yang ditangkap dan diamankan oleh aparat negara, saya pribadi setuju dengan kebijakan ini, tujuannya agar para pelajar tidak semena-mena dalam mengikuti aksi tersebut.
《Damailah negeri ku. Saya, kami, dan kita semua rindu dengan kedamaian!》







Komentar